Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label syair n puisi

28 Kalimat Bijak-28 Sentences Wise

1. Anger is a condition in which the tongue works faster than the mind. - Kemarahan adalah suatu kondisi dimana lidah bekerja lebih cepat daripada pikiran. 2. You can’t change the past, but you can ruin the present by worrying over the future. - Anda tidak dapat mengubah masa lampau, tapi anda dapat merusak masa kini dengan merisaukan masa depan. 3. God always gives His best to those who leave the choice with Him. - Allah selalu memberikan yang terbaik kepada mereka yang menyerahkan pilihan itu kepadaNya. 4. All people smile in the same language. - Semua orang tersenyum didalam bahasa yang sama. 5. A hug is a great gift.. One size fits all. It can be given for any occasion and it’s easy to exchange. - Pelukan adalah suatu pemberian yang besar. Satu ukuran saja tapi cocok untuk semua . Hal itu dapat diberikan pada setiap masa dan mudah untuk dipertukarkan. 6. Everyone needs to be loved… especially when they do not deserve it. - Setiap orang perlu untuk dicintai… teristimewa sekali apabi...

Sindiran Dari Langit

Sindiran Dari Langit Al-Qur’an selalu saja mempertunjukkan sesuatu yang menarik diantara ayat dan hurufnya. Pada beberapa tempat, ia seperti berbicara keluar konteks tiba-tiba, seperti ketika kita keluar dari topik pembicaraan dalam sebuah diskusi untuk kemudian kembali lagi. Jika ada sisipan ayat yang nampak berbeda dari konteks redaksional ayat sebelum dan sesudahnya, maka hal itu salah satunya terjadi pada ayat-ayat tentang puasa. Satu diantaranya adalah sisipan ayat Q.S. Al-Baqarah: 185, yang sepintas tidak ada hubungannya dengan disyariatkannya puasa di bulan Ramadan: “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (Q.S. Al-Baqarah: 185) Sepertinya Allah hendak menyindir dengan cara menegaskan demikian, karena sebagian dari umatnya bakal ada yang merasa syariat puasa ini begitu berat untuk dilaksanakan. Mungkin karena tak seperti kewajiban ibadah lain — salat, zakat, dan haji misalnya, puasa yang harus “menahan lapar” lebih mengancam diri kita. Apakah ...

puisi

PENANTIAN Sekian lama ku mencari sebuah hati yang kurindukan Sekian lama ku menanti dirimu yang ku impikan Bimbang hati pun menjelma Tatkala kau nyatakan cinta Terucap kata janji setia Membalut dua hati manusia Badai hati pun menghalang ombak pun menerjang Namun cinta tetap bertahan Bersimpuh direlung hati yang dalam Kini perahu tlah ditambatkan pada satu sisi kehidupan masa yang terus berjalan semoga menambah kedewasaan dan cinta kan terus berjalan i love u desember 2008 C I N T A cinta.... entah, apakah kata itu berarti bagiku akankah aku pernah merasakan keindahannya kedahsyatannya, dan kelembutannya rasanya mustahil... sesuatu yang tak kan pernah terlintas dalam setiap langkah hidupku namun, ternyata waktu berkata lain sentuhan kata-katamu mampu menggapai relung jiwaku untaian kalimatmu mampu membuatku berpaling sesaat menikmati keindahan rasa itu aku tak ingin berpaling lagi selamanya ingin kuberlindung di dalam kehangatan auramu cinta... sesuatu ya...

Syair Asmaul Husna (klik icon kanan atas pada layar untuk memperbesar)

Syair Asmaul Husna Publish at Scribd or explore others: Religion & Spi ritual eBooks Religion-Islam

Kahlil Gibran

Selamat datang kembali, sayang Angin syahdu mendendang senandung merdu bait demi bait terlantun, mekarkan kembang hidupkan taman. Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan teduh; Sang kawan sejati, Sang teman sehati, kala menatap Cinta. Dinda, mengapa pergi demikian lama? Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung? Kini engkau kembali, wahai putri jelita Kini kerinduan tlah terobati, Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan; Penantian akan Senyum yang kau tebar, Senyum termanis dari jiwa yang Indah. Dan, Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman; "Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena." ***"Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi akal budi, meraih puncak-puncak getaran kebenaran sejati, keduanya mewujudkan sebuah simfony."***[Kahlil Gibran] Indahnya Kematian Panggilan Biarkan aku terbaring dalam lelapku, kerana jiwa ini telah dirasuki cinta, dan biarkan daku istirahat, kera...